

hari minggu yang lalu pembagi jaringan di ISP tempatku mati, cek dan ricek ternyata Acces Pointnya udah tutup usia, dah lumayan lama aku pake edimax EW7206APg sebagai pembagi jaringan dan aku akui sangat memuaskan memakai product edimax yang ga rewel dan segela macam keribetan yang pernah aku alami dibeberapa Acces Point, misal minitar yang susah banget direset, kadang mau kadang kagak… yang RTO tiba2 padahal Acces pointnya masi baru dll, kayak TP-Link yang tidak memungkin outdor tapi untuk TP-Link jika indoor sangat memuaskan dan setting TP-Link juga sangat mudah dipahami.
hari ini aku ganti edimax tersebut dengan engenius EOC2610, satu hal dari kesalahan yg pernah aku alami dan teman-teman harus pelajari dari pengalamanku ini… ada apa dengan EOC2610?

- ketika aku beli alat ini pertama x di S2 komputer malang dengan harga 955.000, alat pertama harus aku kembalikan karena eror yang tidak jelas padahal sudah HARD RESET, tetap aja jadi tolol tuch Acces Point
- alat yang kedua pas aku beli, diawal normal, disaat aku menulis artikel ini yang baru aku lakukan adalah update firmware(http://www.engeniustech.com/datacom/products/resources.aspx?cat=7&ID=246), tapi lom ada perubahan dengan ping pingannya 1000-2000 dari client, dahsyat lambatnya
- hal yang ketiga dan ini yang membuat kami bekerja sampai malam adalah masalah kabel, padahal aku dah pake kabel UTP yang bagus dengan pajang kira2 20meter… tapi keadaan yang aku dapat adalah power Access Point ga ngangkat, sekali LAN nyala kadang ga, gitu juga dengan wirelessnya.. SOLUSI NYA – “aku tetap menaikkan listrikku ke atas”
- masalah DNS dan scan, coba perhatikan baik2 ketika membeli dengan firmware yg belum di upate 1.04, nah itu masih blom ada fitur DNS dan scannya, solusi coba download firmwarenya dan update.. maka fitur itu akan muncul
- ketika baca di forum teman2 dan ternyata ada beberapa chipset yang ga support dsb
ref : http://opensource.telkomspeedy.com/forum/viewtopic.php?id=6984
note :
- pengalaman ini juga aku rasakan memakai Acces Point ENGENIUS dengan 4 port dengan harga 550ribuan tapi sinyal HANCUR banget…
- aku tidak bermaksud menjatuhkan perusahaan “ENGENIUS” tapi nama perusahaan kok ga cocok sama produk nya… huif..
- semoga bermanfaat bagi teman2 yg lain